Metode Pelaksanaan Pekerjaan Urugan dan Pemadatan Tanah
Metode Pelaksanaan Pekerjaan Urugan dan Pemadatan Tanah
Pekerjaan Urugan
- Membersihkan lokasi yang akan diurug terhadap kayu, semak-semak atau sampah lainnya.
- Menyediakan tanah urugan dengan kualitas yang baik sesuai dengan spesifikasi teknis.
- Membuat batas-batas, patok-patok, menarik benang dari 1 patok ke patok yang lainnya, agar diperoleh permukaan tanah rata-rata sesuai dengan level yang direncanakan.
- Lokasi yang akan diurug/ ditinggikan dipersiapkan terlebih dahulu agar kondisinya baik antara tanah dasar dengan tanah urugan nantinya.
- Jika diperlukan/ disyaratkan tanah bahan urugan diambil di beberapa tempat sebagai sampel untuk pemeriksaan pemadatan di laboratorium.
- Urugan tanah dilakukan lapis demi lapis sesuai spesifikasi (misalnya tiap 30 cm) dan setiap lapis diikuti dengan pemadatan.
- Untuk pemadatan menggunakan alat sesuai dengan keperluannya (Stamper, Baby roller atau alat berat pemadatan).
Pekerjaan Pemadatan
- Melakukan persiapan lokasi pekerjaan berupa : pengukuran dan pemasangan marking pada area pekerjaan, pembersihan lokasi pekerjaan, dimana harus bebas dari material organik dan anorganik.
- Sebelum pelaksanaan pemadatan, seluruh area pembangunan harus dikeringkan terlebih dahulu.
- Memuat material timbunan pilihan dari hasil galian pada lokasi pekerjaan dengan dum truk dan ditumpuk dengan jarak tertentu pada lokasi pekerjaan
- Timbunan pilihan dihampar dengan menggunakan tenaga manusia (manual).
- Hasil hamparan timbunan pilihan dipadatkan dengan stamper maupun vibrator roller sampai mencapai ketabalan dan kepadatan sesuai dengan spesifikasi teknik
- Pemadatan tanah harus dilakukan lapis demi lapis dengan ketebalan tiap lapisan maksimum 30 cm dan dipadatkan sampai mencapai paling sedikit 90 % (modifield proctor) dari kepadatan sampai kering maksimum seperti yang tertera dalam AASHTO T99.
- Pelaksanaan pemadatan harus dilakukan dalam cuaca baik. Apabila hujan, pemadatan harus dihentikan. Selama pekerjaan ini, kadar air harus dijaga agar tidak lebih besar dari 2% kadar air optimum.
Post a Comment for "Metode Pelaksanaan Pekerjaan Urugan dan Pemadatan Tanah"