Alat Berat
- Alat Berat John deere 1010 dozer
- Cat Excavator 303.5E CR
- Dozer d6 caterpillar yang mempermudah pekerjaan perataan tanah atau material
- Dozer d7g untuk kebutuhan pekerjaan perata tanah
- Kegunaan Mini Excavator dalam pekerjaan proyek
- Spesifikasi Dozer Cat D8R yang bagus untuk pekerjaan perata tanah
Analisa
- Kumpulan File RAB Excel lengkap dengan Analisa + Gambar Jembatan - New!
Analisa Gedung
- A.5.1.1.24 - Pemasangan 1 M' pipa galvanis diameter 4”
- A.5.1.1.25a - Pemasangan 1 M' Pipa PVC SNI 06-0084-2002/ Standar ISO 4422, S -10 (10 bar) diameter 1/2”
- A.5.1.1.26 - Pemasangan 1 M'Pipa PVC SNI 06-0084-2002/ Standar ISO 4422, S -10 (10 bar) diameter 3/4”
- A.5.1.1.27 - Pemasangan 1 M' Pipa PVC SNI 06-0084-2002/ Standar ISO 4422, S -10 (10 bar) diameter 1”
- A.5.1.1.29 - Pemasangan 1 M' Pipa PVC SNI 06-0084-2002/ Standar ISO 4422,S -10 (12,5 bar) diameter 2”
- A.5.1.1.31 - Pemasangan 1 M' Pipa PVC SNI 06-0084-2002/ Standar ISO 4422,S -10 (12,5 bar)diameter 3”
- A.5.1.1.32 - Pemasangan 1 M' Pipa PVC SNI 06-0084-2002/ Standar ISO 4422,S -10 (12,5 bar) diameter 4”
- A.5.1.1.35 - Pemasangan 1 M' pipa beton diameter 15 – 20 cm
- A.5.1.1.36 - Pemasangan 1 M’ pipa beton diameter 30 – 100 cm
- A.6.1.1.1 - Pasang Paving Tebal 6 cm (K.200) (Type Holland)
- A.6.1.1.10 - Pasang Paving Segitiga Besar Tebal 6 cm (K.300)
- A.6.1.1.11 - Pasang Paving Segitiga Besar Tebal 8 cm (K.300)
- A.6.1.1.12 - Pasang Kanstin Ukuran 10 x 20 x 50 K.200
- A.6.1.1.14 - Pasang Kanstin Ukuran 10/12,5 x 30 x 50 K.200
- A.6.1.1.2 - Pasang Paving Tebal 6 cm (K.250) (Type Holland)
- A.6.1.1.3 - Pasang Paving Tebal 6 cm (K.300) (Type Holland)
- A.6.1.1.4 - Pasang Paving Tebal 6 cm (K.400) (Type Holland)
- A.6.1.1.5 - Pasang Paving Tebal 8 cm (K.250) (Type Holland)
- A.6.1.1.6 - Pasang Paving Tebal 8 cm (K.300) (Type Holland)
- A.6.1.1.7 - Pasang Paving Tebal 8 cm (K.400) (Type Holland)
- A.6.1.1.8 - Pasang Paving Segitiga Kecil Tebal 6 cm (K.300)
- A.6.1.1.9 - Pasang Paving Segitiga kecil Tebal 8 cm (K.300)
- Analisa Pekerjaan Listrik ( Perkiraan )
Analisa Sumber Daya Air
- T.01 a - 1 M3 Pembersihan dan striping/kosrekan
- T.01.b - 1 M3 Tebas tebang berupa memotong dan membersihkan lokasi dari tanaman/tumbuhan diameter < 15 cm
- T.02.a - 1 M3 Uitzet trase saluran
- T.02.b.1 - 1 M3 Pasang profil melintang galian tanah
- T.06.a.1 - 1 M3 Galian tanah biasa sedalam < 1 m
- T.06.a.2 - 1 M3 Galian tanah biasa sedalam > 1 m s.d. 2 m
- T.06.a.3 - 1 M3 Galian tanah biasa sedalam > 2 m s.d. 3 m
- T.06.a.4 - 1 M3 Galian tanah biasa > 3m, untuk setiap penambahan kedalaman 1 m
- T.07.b.1 - 1 M3 Galian tanah berbatu sedalam < 1 m
- T.07.b.2 - 1 M3 Galian tanah berbatu sedalam > 1 m s.d. 2 m
- T.07.b.3 - 1 M3 Galian tanah berbatu sedalam > 2 m s.d. 3 m
- T.07.b.4 - 1 M3 Galian tanah berbatu > 3m, untuk setiap penambahan kedalaman 1 m
- T.08.b.1 - 1 M3 Galian batu sedalam < 1 m
- T.08.b.2 - 1 M3 Galian batu sedalam > 1 m s.d. 2 m
- T.08.b.3 - 1 M3 Galian batu sedalam > 2 m s.d. 3 m
- T.08.b.4 - 1 M3 Galian batu > 3m, untuk setiap penambahan kedalaman 1 m
- T.09.b.1 - 1 M3 Galian tanah cadas atau tanah keras sedalam < 1 m
- T.09.b.2 - 1 M3 Galian tanah cadas atau tanah keras sedalam > 1 m s.d. 2 m
- T.09.b.3 - 1 M3 Galian tanah cadas atau tanah keras sedalam > 2 m s.d. 3 m
- T.09.b.4 - 1 M3 Galian tanah cadas atau tanah keras > 3m, untuk setiap penambahan kedalaman 1 m
- T.10.a.1 - 1 M3 Galian lumpur sedalam < 1 m
- T.10.a.2 - 1 M3 Galian lumpur sedalam > 1 m s.d. 2 m
- T.10.a.3 - 1 M3 Galian lumpur sedalam > 2 m s.d. 3 m
- T.10.a.4 - 1 M3 Galian tanah lumpur > 3m, untuk setiap penambahan kedalaman 1 m
- T.11.a.1 - 1 M3 Galian pasir untuk pondasi bangunan sedalam < 1 m'
- T.11.a.2 - 1 M3 Galian pasir untuk pondasi bangunan sedalam > 1 m s.d 2m’
- T.11.a.3 - 1 M3 Galian pasir untuk pondasi bangunan sedalam > 2 m s.d 3m’
- T.11.a.4 - 1 M3 Galian pasir untuk pondasi bangunan > 3m, untuk setiap penambahan kedalaman 1 m
- T.14.a.1 - 1 M3 Timbunan tanah atau urugan tanah kembali
- T.14.a.2 - 1 M3 Timbunan tanah biasa
- T.14.a.3 - 1 M3 Timbunan tanah Padas
- T.14.b.1 - 1 M3 Pemadatan tanah
- T.14.c.1 - 1 M3 Timbunan pasir sebagai bahan pengisi
- T.14d - 1 M3 Pemadatan pasir sebagai bahan pengisi
- T.15.a.1 - 1 M3 Mengangkut material atau hasil galian dengan jarak angkut 5 m
- T.15.a.11 - 1 M3 Mengangkut material atau hasil galian > 500m untuk setiap
- T.15.a.2 - 1 M3 Mengangkut material atau hasil galian dengan jarak angkut 10 m
- T.15.a.3 - 1 M3 Mengangkut material atau hasil galian dengan jarak angkut 20 m
- T.15.a.5 - 1 M3 Mengangkut material atau hasil galian dengan jarak angkut 50 m
- T.15.a.6 - 1 M3 Mengangkut material atau hasil galian dengan jarak angkut 100 m
- T.15.a.7 - 1 M3 Mengangkut material atau hasil galian dengan jarak angkut 200 m
- T.15.a.8 - 1 M3 Mengangkut material atau hasil galian dengan jarak angkut 300 m
- T.15.a.9 - 1 M3 Mengangkut material atau hasil galian dengan jarak angkut 400 m
- T.15a.10 - 1 M3 Mengangkut material atau hasil galian dengan jarak angkut 500 m
- T.15a.4 - 1 M3 Mengangkut material atau hasil galian dengan jarak angkut 30 m
Artikel
- 5 Alasan Mengapa Besi Baja Cocok untuk Konstruksi Perumahan
- 8 Cara Membersihkan Lantai Keramik
- Apa itu Geomembran Plastik? - New!
- Berat Jenis Besi Beton: Apa Itu dan Bagaimana Menghitungnya? - New!
- Bor pile tiang pancang dakam pekerjaan konstruksi
- Cara Menghitung Borongan Cat Tembok
- Cara Mengusir Kecoa di Kamar Tidur Secara Alami - New!
- Cara Menyambung Geomembran - New!
- Cara penataan rumah minimalis agar nyaman untuk ditinggali
- Definisi Rabat Beton Lantai
- Hal yang perlu diperhatikan saat memulai proyek pekerjaan
- Harga Lampu Philips 10 Watt Terbaru
- Jasa Bangun Rumah Borongan: Solusi Cepat dan Murah untuk Membangun Rumah Impian Anda - New!
- Kegunaan Mini Excavator dalam pekerjaan proyek
- Kelebihan dan Kekurangan Atap Baja Ringan yang perlu anda ketahui
- Konstruksi baja ringan untuk rumah
- Manfaat Rumput untuk Taman di rumah Anda
- Manfaat Website bagi sebuah perusahaan
- Mendesain rumah minimalis modern
- Menghitung Kebutuhan Semen dilapangan berdasarkan Pada Analisa Pekerjaan
- Metode Pelaksanaan Pemasangan Pagar Pengaman Jalan
- Penataan taman depan rumah minimalis lahan sempit
- Pentingnya Ansuransi bagi Pekerja Konstruksi
- Pondasi Tiang Pancang: Apa Itu dan Bagaimana Cara Membangunnya? - New!
- Semen yang bagus dan semen terbaik yang ada di Indonesia
- Taman Kota untuk Rekreasi
- Tips Memilih Jasa Desain Rumah - New!
Brosur
- Kumpulan Brosur / Katalog Bahan Material Arsitektur
- Kumpulan Brosur / Katalog Bahan Material Mekanikal Elektrikal
- Kumpulan Brosur / Katalog Bahan Material Struktur
Dozers
- Medium Dozers D4
Excavators
- Medium Excavators 320 - Tier 3
- Medium Excavators 320 GC
- Medium Excavators 323 - Tier 3
- Medium Excavators 323 GC
Geomembran
- Cara menyambung geomembran dan cara pasang geomembran
Heavy Equipment
- Medium Dozers D4
- Medium Excavators 320 - Tier 3
- Medium Excavators 320 GC
- Medium Excavators 323 - Tier 3
- Medium Excavators 323 GC
LPSE
- Menyiapkan Dokumen Personil Manajerial dalam Syarat Tender LPSE
- Tips Memenangkan Tender LPSE
Lawyers
- Houston car accident lawyers
Metode Pelaksanaan
- Cara Pasang Keramik Lantai yang Benar dan Efisien
- Cara mendesain rumah modern minimalis
- Metode Pelaksanaan Pekerjaan Batu Gunung
- Metode Pelaksanaan Pekerjaan Elektrikal
- Metode Pelaksanaan Pekerjaan Instalasi Air Bersih dan Kotor
- Metode Pelaksanaan Pekerjaan Pasangan Keramik
- Metode Pelaksanaan Pekerjaan Pasangan Plafond
- Metode Pelaksanaan Pekerjaan Plesteran
- Metode Pelaksanaan Pekerjaan Tanah dan Pengurugan Tanah
- Metode Pelaksanaan Pekerjaan Timbunan
- Metode Pelaksanaan Pekerjaan Urugan dan Pemadatan Tanah
- Metode Pelaksanaan Pemasangan Keramik
- Metode Pelaksanaan Pemasangan keramik lantai yang benar
- Metode Pelaksanaan pemasangan keramik lantai kamar mandi
- Metode Pelaksanan Masa Pemeliharaan Pekerjaan Gedung
- Metode pelaksanaan pekerjaan pengurugan tanah
- Pelaksanaan Pekerjaan Waterproofing
- Tata cara Pelaksanaan Pekerjaan Pembesian
Pekerjaan Besi dan Allumunium
- Metode Pelaksanaan Pekerjaan Kusen dan Daun Pintu UPVC
Pekerjaan Beton
- Beton pracetak dan prategang
- Hal yang perlu diperhatikan saat Pekerjaan Beton
Pekerjaan Pasangan Dinding
- Motode Pelaksanaan Pasangan Bata Ringan dalam Proyek
Pekerjaan Paving
- A.6.1.1.1 - Pasang Paving Tebal 6 cm (K.200) (Type Holland)
- A.6.1.1.10 - Pasang Paving Segitiga Besar Tebal 6 cm (K.300)
- A.6.1.1.11 - Pasang Paving Segitiga Besar Tebal 8 cm (K.300)
- A.6.1.1.12 - Pasang Kanstin Ukuran 10 x 20 x 50 K.200
- A.6.1.1.14 - Pasang Kanstin Ukuran 10/12,5 x 30 x 50 K.200
- A.6.1.1.2 - Pasang Paving Tebal 6 cm (K.250) (Type Holland)
- A.6.1.1.3 - Pasang Paving Tebal 6 cm (K.300) (Type Holland)
- A.6.1.1.4 - Pasang Paving Tebal 6 cm (K.400) (Type Holland)
- A.6.1.1.5 - Pasang Paving Tebal 8 cm (K.250) (Type Holland)
- A.6.1.1.6 - Pasang Paving Tebal 8 cm (K.300) (Type Holland)
- A.6.1.1.7 - Pasang Paving Tebal 8 cm (K.400) (Type Holland)
- A.6.1.1.8 - Pasang Paving Segitiga Kecil Tebal 6 cm (K.300)
- A.6.1.1.9 - Pasang Paving Segitiga kecil Tebal 8 cm (K.300)
Pekerjaan Penutup Atap
- Kelebihan dan Kekurangan Atap Baja Ringan yang perlu anda ketahui
- Pemasangan atap baja ringan miring
Pekerjaan Persiapan
- Analisa Pembuatan 1 M2 pagar sementara dari kawat duri tinggi 1,8 meter
- Pembuatan 1 M2 rumah jaga (konstruksi kayu) - New!
Pekerjaan Plesteran
- Plesteran dinding kasar
Pekerjaan Sanitasi
- A.5.1.1.24 - Pemasangan 1 M' pipa galvanis diameter 4”
- A.5.1.1.25a - Pemasangan 1 M' Pipa PVC SNI 06-0084-2002/ Standar ISO 4422, S -10 (10 bar) diameter 1/2”
- A.5.1.1.26 - Pemasangan 1 M'Pipa PVC SNI 06-0084-2002/ Standar ISO 4422, S -10 (10 bar) diameter 3/4”
- A.5.1.1.27 - Pemasangan 1 M' Pipa PVC SNI 06-0084-2002/ Standar ISO 4422, S -10 (10 bar) diameter 1”
- A.5.1.1.29 - Pemasangan 1 M' Pipa PVC SNI 06-0084-2002/ Standar ISO 4422,S -10 (12,5 bar) diameter 2”
- A.5.1.1.31 - Pemasangan 1 M' Pipa PVC SNI 06-0084-2002/ Standar ISO 4422,S -10 (12,5 bar)diameter 3”
- A.5.1.1.32 - Pemasangan 1 M' Pipa PVC SNI 06-0084-2002/ Standar ISO 4422,S -10 (12,5 bar) diameter 4”
- A.5.1.1.35 - Pemasangan 1 M' pipa beton diameter 15 – 20 cm
- A.5.1.1.36 - Pemasangan 1 M’ pipa beton diameter 30 – 100 cm
Pekerjaan Tanah
- T.01 a - 1 M3 Pembersihan dan striping/kosrekan
- T.01.b - 1 M3 Tebas tebang berupa memotong dan membersihkan lokasi dari tanaman/tumbuhan diameter < 15 cm
- T.02.a - 1 M3 Uitzet trase saluran
- T.02.b.1 - 1 M3 Pasang profil melintang galian tanah
- T.06.a.1 - 1 M3 Galian tanah biasa sedalam < 1 m
- T.06.a.2 - 1 M3 Galian tanah biasa sedalam > 1 m s.d. 2 m
- T.06.a.3 - 1 M3 Galian tanah biasa sedalam > 2 m s.d. 3 m
- T.06.a.4 - 1 M3 Galian tanah biasa > 3m, untuk setiap penambahan kedalaman 1 m
- T.07.b.1 - 1 M3 Galian tanah berbatu sedalam < 1 m
- T.07.b.2 - 1 M3 Galian tanah berbatu sedalam > 1 m s.d. 2 m
- T.07.b.3 - 1 M3 Galian tanah berbatu sedalam > 2 m s.d. 3 m
- T.07.b.4 - 1 M3 Galian tanah berbatu > 3m, untuk setiap penambahan kedalaman 1 m
- T.08.b.1 - 1 M3 Galian batu sedalam < 1 m
- T.08.b.2 - 1 M3 Galian batu sedalam > 1 m s.d. 2 m
- T.08.b.3 - 1 M3 Galian batu sedalam > 2 m s.d. 3 m
- T.08.b.4 - 1 M3 Galian batu > 3m, untuk setiap penambahan kedalaman 1 m
- T.09.b.1 - 1 M3 Galian tanah cadas atau tanah keras sedalam < 1 m
- T.09.b.2 - 1 M3 Galian tanah cadas atau tanah keras sedalam > 1 m s.d. 2 m
- T.09.b.3 - 1 M3 Galian tanah cadas atau tanah keras sedalam > 2 m s.d. 3 m
- T.09.b.4 - 1 M3 Galian tanah cadas atau tanah keras > 3m, untuk setiap penambahan kedalaman 1 m
- T.10.a.1 - 1 M3 Galian lumpur sedalam < 1 m
- T.10.a.2 - 1 M3 Galian lumpur sedalam > 1 m s.d. 2 m
- T.10.a.3 - 1 M3 Galian lumpur sedalam > 2 m s.d. 3 m
- T.10.a.4 - 1 M3 Galian tanah lumpur > 3m, untuk setiap penambahan kedalaman 1 m
- T.11.a.1 - 1 M3 Galian pasir untuk pondasi bangunan sedalam < 1 m'
- T.11.a.2 - 1 M3 Galian pasir untuk pondasi bangunan sedalam > 1 m s.d 2m’
- T.11.a.3 - 1 M3 Galian pasir untuk pondasi bangunan sedalam > 2 m s.d 3m’
- T.11.a.4 - 1 M3 Galian pasir untuk pondasi bangunan > 3m, untuk setiap penambahan kedalaman 1 m
- T.14.a.1 - 1 M3 Timbunan tanah atau urugan tanah kembali
- T.14.a.2 - 1 M3 Timbunan tanah biasa
- T.14.a.3 - 1 M3 Timbunan tanah Padas
- T.14.b.1 - 1 M3 Pemadatan tanah
- T.14.c.1 - 1 M3 Timbunan pasir sebagai bahan pengisi
- T.14d - 1 M3 Pemadatan pasir sebagai bahan pengisi
- T.15.a.1 - 1 M3 Mengangkut material atau hasil galian dengan jarak angkut 5 m
- T.15.a.11 - 1 M3 Mengangkut material atau hasil galian > 500m untuk setiap
- T.15.a.2 - 1 M3 Mengangkut material atau hasil galian dengan jarak angkut 10 m
- T.15.a.3 - 1 M3 Mengangkut material atau hasil galian dengan jarak angkut 20 m
- T.15.a.5 - 1 M3 Mengangkut material atau hasil galian dengan jarak angkut 50 m
- T.15.a.6 - 1 M3 Mengangkut material atau hasil galian dengan jarak angkut 100 m
- T.15.a.7 - 1 M3 Mengangkut material atau hasil galian dengan jarak angkut 200 m
- T.15.a.8 - 1 M3 Mengangkut material atau hasil galian dengan jarak angkut 300 m
- T.15.a.9 - 1 M3 Mengangkut material atau hasil galian dengan jarak angkut 400 m
- T.15a.10 - 1 M3 Mengangkut material atau hasil galian dengan jarak angkut 500 m
- T.15a.4 - 1 M3 Mengangkut material atau hasil galian dengan jarak angkut 30 m
Pemancangan
- Pemancangan Tiang Pancang
Perencanaan
- Cara Menghitung Volume Galian Tanah dan Biaya Pekerjaan
- Menghitung Volume, Harga Satuan, dan Kebutuhan Bahan Pekerjaan Pondasi Batu Belah
Pile Cap
- Informasi Bore pile dan Pile cap
- Ukuran tiang pancang mini pile
RAB
- Kumpulan Gambar Kerja + Rencana Anggaran Biaya (RAB) Pekerjaan Jembatan
RKS
- Rencana dan Syarat Pekerjaan Mekanikal dan Elektrikal
Tiang Pancang
- Bor pile tiang pancang dakam pekerjaan konstruksi
Post a Comment for "Sitemap"